Teknologi Asisten Suara Digital yang Semakin Modern

Tahukah Anda jika teknologi asisten suara digital kini sudah semakin modern? Awalnya teknologi ini digunakan untuk membantu mengakses aplikasi di dalam gadget. Smartphone adalah gadget yang sudah memiliki teknologi ini sehingga semua orang bisa merasakannya.

Modernisasi yang terjadi pada asisten suara dikaitkan dengan program kecerdasan buatan atau AI. Artificial Intelligence (AI) menggunakan pemrosesan bahasa untuk mengenali perintah. Tentu saja perintah tersebut akan dimasukkan ke dalam program dan diintegrasikan langsung.

Pengoperasian aplikasi dalam Smartphone tidak sepenuhnya dapat dilakukan. Anda hanya bisa membuka aplikasinya saja saat teknologi asisten suara digital pertama kali diperkenalkan. Tapi di masa sekarang ini, asisten suara sudah bisa melakukan lebih banyak perintah karena AI.

Teknologi AI meningkatkan kemampuan asisten suara ke tahap selanjutnya. Kini aplikasi sudah bisa diakses fitur-fiturnya dengan hanya menggunakan suara saja. Perkembangannya tidak hanya sampai di situ saja, karena asisten suara juga dapat digunakan untuk perintah lainnya.

 

Keterlibatan AI dalam Teknologi Asisten Suara Digital

Kecerdasan buatan atau AI dibuat dengan memahami bahasa penulisan. Dari program yang ada, AI dapat membaca dan memahami setiap bahasa manusia. Kondisi ini berkaitan dengan teknologi yang mampu mengajak mesin berbicara sehingga dinamakan sebagai Artificial Intelligence.

Mesin berteknologi AI dapat mempelajari berbagai data yang masuk ke dalamnya. Dengan sistem AI, manusia bisa mendapatkan banyak kemudahan. Salah satunya yaitu berbicara langsung pada komputer yang sudah memiliki kecerdasan sendiri untuk merespons bahasa manusia.

Karena dapat merespons bahasa manusia, teknologi asisten suara digital mulai dikembangkan. Sekarang ada beberapa asisten suara yang sudah menyebar luas di berbagai belahan dunia. Ada 3 asisten yang namanya sudah terkenal yaitu Alexa, Siri dan Google Assistant.

Ketiga asisten suara tersebut diprogram oleh perusahaan yang berbeda beda. Alexa berasal dari Amazon, Siri berasal dari Apple dan Google Assistant berasal dari Google. Selain ketiga nama itu, masih ada asisten suara lain yang bisa digunakan namun kalah saing yaitu Cortana.

Di tahun 2019, Cortana menjadi salah satu asisten terbaik karena dikembangkan oleh Microsoft. Tapi karena pengguna gadget lebih banyak menggunakan Smartphone, maka ketiga nama itu jadi semakin terkenal. Oleh sebab itu, AI terlibat dengan teknologi asisten suara digital.

 

Cara Kerja Asisten Suara Digital di Gadget

Pada dasarnya, asisten suara dapat merespons bahasa manusia dari mikrofon gadget Anda. Tapi dari respons itu, asisten suara masih perlu waktu memproses bahasa yang dimasukkan. Teknologi AI tidak dapat langsung menerima perintah yang diberikan jika belum memahaminya.

Karena hal itulah kecerdasan buatan memiliki nilainya sendiri di dalam industri teknologi. Dalam sistem AI, terdapat beberapa algoritma yang dapat merespons perintah Anda. Algoritma tersebut terintegrasi dengan bahasa yang diberikan dan digunakan untuk mencari sinyal perintah.

Ketika sudah mendapatkan sinyal perintah yang diberikan, AI akan memberikan hasilnya untuk Anda. Sebagai contoh Anda bertanya mengenai kondisi cuaca di hari ini. Teknologi asisten suara digital tentu akan memproses pesan yang dimasukkan ke dalam algoritma perintah.

Sistem AI akan memproses bahasa dan algoritma secara langsung dalam waktu singkat. Nantinya respons AI akan berhubungan dengan prakiraan data cuaca di hari itu. Algoritma yang digunakan adalah mengintegrasikan aplikasi cuaca dengan data perintah dan direspons secara langsung.

Jadi, cara kerja asisten suara ialah memproses bahasa, mencari perintah, mengolah perintah dan memberikan respons yang sesuai. Tentu saja jika digunakan untuk mengakses fitur aplikasi dalam gadget, butuh algoritma yang lebih rumit karena berhubungan dengan program aplikasinya.

 

Seberapa Pintar Teknologi Asisten Suara Digital?

Teknologi AI tidak sepenuhnya berasal dari developer atau pemrogram yang sama. Seperti Alexa, Siri dan Google Assistant, ketiganya berasal dari developer yang berbeda beda. Jika dibandingkan mana yang lebih pintar, maka jawabannya adalah Siri karena bisa mengakses aplikasi Apple.

Namun jika kita membicarakan kepintaran sistem AI dalam merespons pertanyaan, maka Google Asisstant adalah jawabannya. Google dapat merespons pertanyaan dengan jawaban yang lebih akurat. Dibanding kedua asisten lainnya, Google dinilai memakai algoritma yang lebih simpel.

Pertanyaan yang ditanggapi oleh teknologi asisten suara digital Google akan dipilah berdasarkan kategori pertanyaannya. Setelah memilah kategorinya, Google memilah hasil mesin pencari dan menemukan keyword terkait. Dari situlah asisten suara Google lebih unggul dari pesaingnya.

Siri memang lebih modern, namun sistem pencariannya tidak seakurat Google. Alasannya karena Siri terlalu menggunakan banyak mencari pertanyaan berdasarkan kategori berbeda. Selain itu, Siri juga cenderung memberikan lebih banyak link dibandingkan menjawab pertanyaannya.

Google Assistant unggul karena dapat menjawab pertanyaan secara langsung berdasarkan hasil pencarian teratas. Jadi performanya jauh lebih unggul dibandingkan Siri yang menggunakan link. Untuk Alexa, teknologi asisten suara digital AI memang tidak sebagus Google atau Siri.

 

Perbedaan Kualitas Siri, Alexa dan Google Assistant

Selain menjawab pertanyaan, asisten suara digital juga dapat menerima perintah lainnya. Berikut ini perintah yang dapat dijawab oleh ketiga asisten tersebut. Penjelasan di bawah akan dikategori berdasarkan kemampuannya dalam melaksanakan perintah bahasa manusia.

  1. Meluncurkan Aplikasi

Ketiga asisten bisa digunakan untuk meluncurkan aplikasi menggunakan sistem pengenalan suara. Teknologi AI akan membuka aplikasi berdasarkan nama yang Anda sebut. Perintah dari membuka aplikasi akan diteruskan dalam sistem dan menghubungkannya ke halaman awal.

  1. Kalender

Fitur gadget yang selalu disediakan adalah Kalender atau penanggalan. Ketiga asisten dapat mengatur tanggal, memilih jadwal acara, menentukan hari perayaan dan perintah lainnya. Hal ini sudah menjadi standar teknologi asisten suara digital yang harus disediakan.

  1. Prakiraan Cuaca

Untuk cuaca, ketiga asisten suara juga bisa menjawab perintah karena berbentuk pertanyaan. Cuaca bisa dibilang sebagai informasi umum yang disediakan oleh platform. Informasi cuaca dapat diperoleh dengan mudah karena sudah tersedia di dalam aplikasi gadget.

  1. Mengatur Alarm

Pengaturan alarm seperti hitung mundur, mengatur jam penting, bertanya waktu dan akses stopwatch, semua bisa dilakukan oleh ketiga asisten suara. Sistem AI dapat mengerjakan hal ini karena masuk dalam perintah sederhana akses aplikasi gadget dan server.

  1. Akses Fitur Dalam Aplikasi

Mengakses fitur aplikasi adalah hal yang rumit dan tidak semua asisten dapat melakukannya. Untuk saat ini, hanya Siri yang dapat mengakses fitur di dalam aplikasi Apple. Google dan juga Alexa masih belum bisa mengakses aplikasi karena keterbatasan perintah.

  1. Mengenali Musik

Terakhir, teknologi asisten suara digital dapat mengenali musik dan memutarnya. Untuk Siri, aplikasi pemutar musik hanya menyediakan Apple Musik. Berbeda dengan Google dan Alexa yang memiliki lebih banyak opsi untuk memutar musik di berbagai macam aplikasi.

 

Asisten Suara Digital untuk Rumah Pintar

Keenam fitur di atas adalah perintah dasar yang dapat digunakan di dalam gadget. Untuk masuk ke level berikutnya, asisten suara berteknologi AI dapat digunakan pada rumah pintar. Jika Anda belum tahu, Rumah Pintar adalah rumah yang sudah dilengkapi dengan berbagai gadget.

Semua alat dan perabotan dalam rumah sudah dilengkapi dengan teknologi AI. Dengan teknologi tersebut, perabotan dapat dihidupkan dari jauh tanpa harus menyentuhnya langsung. Inilah hal yang membuat teknologi asisten suara digital jadi semakin modern di masa sekarang ini.

Perabotan rumah dapat dihidupkan dengan suara dan itu menambah efektivitas kehidupan. Jika dihubungkan dengan asisten suara yang ada, maka Anda bisa mengaktifkan alat dari jarak jauh. Penghubung utama perabotan dengan sistem AI adalah cloud atau server khusus.

Cloud tersebut terhubung dengan sistem AI sehingga respons perintah jadi lebih cepat. Contoh sederhananya seperti lampu yang sudah dilengkapi dengan sistem AI. Anda perlu mendaftarkan lampu tersebut ke dalam server aplikasi penghubung asisten rumah pintar.

Setelah terhubung, Anda hanya perlu mengaktifkan fitur suara asisten jarak jauh. Lalu jalankan perintah Anda dan teknologi asisten suara digital akan meresponsnya secara langsung. Respons perintah lampu berteknologi AI bisa seperti mengaktifkan atau mematikan lampu tersebut.

 

Manfaat AI dan Asisten Suara dalam Kehidupan

Tentu saja ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari perkembangan teknologi asisten suara ini. Untuk menunjang kehidupan sehari-hari, AI memberikan efek yang signifikan. Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda rasakan ketika menggunakan asisten suara berteknologi AI.

  1. Menghemat Waktu

Karena semua sudah bisa dilakukan dengan suara, Anda akan menghemat lebih banyak waktu dan beraktivitas. Tidak perlu membuka gadget lama, cukup dengan memberi perintah suara Anda sudah dapat mengakses aplikasi atau fitur yang disediakan di dalam gadget.

Contoh sederhananya ketika Anda mencari informasi mengenai cuaca. Anda bisa langsung bertanya pada teknologi asisten suara digital dan informasi berhasil di dapatkan. Tidak perlu membuka aplikasi cuaca untuk dapat mencari informasi yang dibutuhkan.

  1. Meningkatkan Produktivitas

Teknologi AI pada asisten suara tidak sesederhana seperti yang Anda pikirkan. Teknologi ini bisa mencakup berbagai sektor karena sudah diprogram sedemikian rupa. Salah satu contoh sederhananya adalah rumah pintar dengan berbagai gadget elektronik di dalamnya.

Dengan menggunakan fitur perintah asisten suara, Anda sudah dapat menjalankan perabotan yang diinginkan. Efisiensinya mampu meningkatkan produktivitas Anda ke depannya. Bahkan, teknologi AI dan asisten suara juga sudah dipasangkan dalam mobil listrik modern.

  1. Meminimalisir Kesalahan Manusia

Perlu diingat, teknologi AI dan asisten suara masih dalam kategori perangkat komputerisasi. Karena berbentuk program, kemungkinan terjadinya human error atau kesalahan manusia jadi minim. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas dan kesenjangan urusan pekerjaan.

Input data jadi lebih cepat ketika asisten suara dapat mengolah bahasa yang Anda ucapkan. Ketiga asisten pada dasarnya dapat diprogram untuk memahami bahasa Indonesia. Dengan begitu, pekerjaan jadi lebih mudah dilakukan dan human error semakin dibatasi.

  1. Otomatisasi

Efisiensi teknologi asisten suara digital tidak hanya pada perintah menjawab dan mengakses gadgetnya saja. Melainkan juga perintah lain seperti pembayaran tagihan dan pengingat di periode tertentu. Otomatisasi adalah kondisi dimana Anda tidak perlu melakukan hal lebih.

Semua perintah sudah terlaksana dengan sendirinya karena berstatus otomatis. Dengan fitur ini, Anda tidak perlu repot mengakses perintah yang diperlukan. Teknologi AI sudah mulai menjalankan tugasnya lebih dahulu karena telah diperintah sejak awal.

  1. Memberi Harapan

Adanya teknologi AI dan asisten digital ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi umat manusia. Dengan adanya perintah suara, manusia jadi lebih mudah melakukan berbagai macam hal. Apalagi sistem asisten digital ini juga telah dilengkapi dengan program AI.

Teknologi AI dapat terus berkembang dan mempelajari hal baru. Ke depannya, fitur perintah juga menjadi lebih banyak sehingga harapan teknologi modern tidak akan pupus. Teknologi asisten suara digital jadi salah satu harapan kita untuk memasuki era digitalisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.